Sumbawa (12/03/20) Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) berkesempatan untuk mengadakan kegiatan Studium Generale bersama Nur Agis Aulia, Pemilik Agro Desa Sinergi dan Pendiri Jawara Farm. Pemuda desa asal Serang lulusan Universitas Gadjah Mada ini berbagi kepada mahasiswa UTS mengenai pengalamannya berbisnis di bidang pertanian dan peternakan.Rektor UTS, Chairul Hudaya, tengah Membuka Kegiatan Studium Generale

Bisnis yang digelutinya hingga beromzet milyaran rupiah kini, tentunya dapat diraihnya dengan usaha yang tidak mudah. Hal ini menjadi motivasi tersendiri bagi mahasiswa UTS, terutama generasi milenial. Terlebih lagi, di zaman industri 4.0 semakin membuka lebar untuk sukses menjalani bisnis di bidang ini.

Dimulai dengan modal yang diperoleh dari tabungannya sendiri, Agis memulai usahanya dengan membeli seekor sapi perah yang dikelolanya di daerah beriklim panas. Hasilnya tentu tidak sesuai dengan ekspektasinya. Namun, hal ini justru semakin memicunya untuk terus belajar.

Pada awalnya, bisnis yang dirintisnya sempat ditentang oleh keluarganya. Akan tetapi, ia bersikeras untuk membuktikan bahwa hal tersebut adalah bagian dari gairah dan tujuan hidupnya. Baginya, kesabaran, kegigihan, dan semangat untuk terus belajar merupakan modal utama dari seorang pengusaha.Nur Agis Aulia berbagi motivasi menjadi pengusaha agrikultur

Pasca kegiatan studium generale, Agis pun kembali berbagi mengenai tips untuk mewujudkan bisnis yang dibungkus dalam sebuah lokakarya di Sumbawa Technopark. Tips yang ia peroleh dari pengalamannya tersebut dikupas tuntas melalui beberapa metode, salah satunya menggunakan Business Model Canvas.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *