Sumbawa,03 juli 2020 Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) mengadakan kegiatan webinar Sosialisasi Uji Sertifikasi Kompetensi dan Implementasi Kampus Merdeka di Fakultas Teknologi Pertanian UTS dengan pembicara Bapak Haryandi, S.T., M.Eng. Selaku Dekan Fakultas Teknologi Pertanian.

Seiring dengan adanya wabah COVID-19, banyak hal normal yang biasanya di lakukan menjadi terhambat, seperti perkuliahan, ujian, bahkan skripsi. dalam webinar ini, ada beberapa hal yang akan di bahas terkait dengan kebijakan baru dari KEMENDIKBUD maupun dari pihak UTS sediri. Ada dua hal baru yang akan diimplementasikan yaitu kampus merdeka, untuk mempersiapkan para mahasiswa untuk menghadapi pasca kampus terutama di dunia kerja, yang kedua yaitu adanya panduan baru di UTS terkaid dengan syarat kelulusan sertifikasi mahasiswa, yaitu tes TOEFL, public speaking dan sertifikasi khusus perprodi.

Bagaimana Nasib Lulusan UTS Menghadapi Dunia Kerja?
Banyaknya lulusan-lulusan sarjana yang masih menggangur, maka dari itu, Rektor UTS dan tim warek menginginkan bahwa lulusan UTS akan siap untuk berkompetisi di dunia luar. Seperti yang terjadi di Indonesia, dimana lapangan pekerjaan yang minim sedangkan jumlah pelamar yang semakin meningkat. Maka dari itu, penting bagi lulusan untuk memiliki skill dan kemampuan untuk bersaing di dunia pekerjaan. Beberapa alasan mengapa lulusan masih banyak yang menggangur, yaitu memiliki sikap yang terlalu memilih pekerjaan, kurangnya network/pergaulan, pola fikir yang kurang inovatif dan kreatif, dan minimnya skill dan kemampuan, standar terlalu tinggi dan kurang peka dengan peluang.
Latar Belakang
Amanat UU Pendidkan Nasional
Misi UTS untuk membekali lulusan dengan SKA (skill, knowledge, dan attitude)
Sertifikasi akan melengkapi Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
Prioritas serifikasi:
Bahasa Inggris
Public Speaking
Bidang sesuai program studi
Tujuan dari dikeluarkan 3 syarat kelulusan yaitu pada dasarnya sertifikasi dapat diperoleh melalui lembaga eksternal yang memiliki kompetensi dan lisensi resmi untuk memberikan sertifikasi, namun demikian, UTS dapat juga melakukan secara internal yang lebih terjangkau bagi mahasiswa. Sertifikasi kompetensi adalah knowlaedge, skils and attitudes yang diperoleh oleh individu agar sukses menangani pekerjaannya kategori kompetensi itu sendiri ada 3 hal yaitu Keterampilan, Pengetahuan dan Prilaku. Hal inilah yang akan di kuatkan saat sertifikasi. Kedepannya akan ada 10 jam pembelajaran termasuk mengumpulkan bukti dan setelah itu akan di uji oleh assesor.
Kelembagaan sertifikasi internal ini akan diselenggarakan oleh UPT Career Development Center yang ditunjuk oleh rektor sebagai lembaga sertifikasi kompetensi di Universitas, CDC bertanggung jawab secara administratif pelaksaan sertifikasi yang mencakup pengolahan pendaftaran, publikasi jadwal sertifikasi membantu administrasi asesmen dan penerbitan sertifikasi. CDC menjadi lembaga yang menerbitkan sertifikasi kompetensi, fakultas dan program studi memastikan pemilihan jenis sertifikasi kompetensi yang dibutuhkan oleh mahasiswa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *