Universitas Teknologi Sumbawa- Rabu, 29/07/2020 telah mengumumkan pemenang seleksi Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) tingkat Universitas yang diseleksi pada tanggal 24/07/2020. Di selenggarakan tiap tahunnya oleh Kemendikbud.
FATETA kembali memberikan kejutan baru dengan berhasil lolos seleksi Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI). Moh. Kodri,selaku mahasiswa dari Fakultas Teknologi Pertanian Program Studi Teknologi Industri Pertanian Angkatan 2017 berhasil lolos seleksi (KDMI) yang dilaksanakan secara daring oleh pihak Universitas Teknologi Sumbawa.

Sementara itu, Moh.Kodri sebagai perwakilan tim pertama Fakultas Teknologi Pertanian menyatakan bahwa ia tidak menyangka dirinya bisa lolos seleksi dengan penilainya bukan melalui tim namun melalui pembicara terbaik dalam setiap tim. Dikrenakan setiap tim memiliki nilai yang sama maka juri memutuskan pemenangnya dengan mengambil pembicara terbaik dalam masing-masing tim.
Kodri –sapaan akrabnya– mengakui bahwa ia sudah mempersiapkan diri sejak dirinya dikabari oleh Mbk Mega TrishutaPathiassana selaku wakil dekan FATETA untuk turut serta Tim FATETA 1 dalam Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI).
“Saat dikabari saya langsung setuju sejak saat itu saya sudah mulai mempersiapkan diri untuk lebih banyak membaca referensi berita serta mengupdet berita-berita terbaru untuk menambah pengetahuan mengenai mosi yang akan menjadi tema perdebatan serta bisa jadi mosi yang diberikan dadakan untuk itu saya banyak membaca buku, dan tak lupa untuk terus berdoa agar dimudahkan serta diperlancarkan perlombaan disamping itu juga saya terkendala dengan PKL skripsi jadi saya harus pandai-pandai dalam membagi waktu. ujarnya.
Untuk mengikuti Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI), tutur Kodri, harus memiliki rasa percaya diri jangan takut untuk berkompetisi kalah mau pun menang soal biasa setidaknya sudah mencoba. namun ketika tidak mencoba maka tidak akan tau seberapa kemampuan kita, jika sudah mencoba dan hasilnya kalah maka usaha yang dilakukan belum optimal. Maka berusaha lagi untuk lebih optimal jangan pantang menyerah.
“Melalui kesempatan ini saya merasa senang namun saya belum puas dengan pencapaian ini karena diluar sana masih banyak orang yang lebih luar biasa sehingga saya harus terus berjuang untuk kedepannya,intinya terus berjuang jangan takut untuk mencoba suatu hal yang baru selagi itu tidak melanggar aturan. semoga hal ini dapat memotivasi rekan-rekan Universitas Teknologi Sumbawa ” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *