Kamis,14/08/2020 Fateta kembali menggelar Webinar Sosialisasi Kurikulum Fateta Untuk Prodi THP dan TIP dengan pembicara utama bapak Haryandi,S.T.,M.Eng selaku Dekan Fateta, pemateri kedua bapak Chairul Anam Afgani, S.TP.,MP. Dan pemateri ketiga bapak Nurkholis, S.T.,M.Eng.

Dalam sambutannya, pak dekan menjelaskan latar belakang dari perubahan kurikulum Fateta yang bertujuan untuk mempersiapkan lulusan pada pasca kampusnya dan menghadapi dunia kerja, serta menyesuaikan dengan sistem pembelajaran kampus merdeka. meliputi kampus merdeka dan merdeka belajar, pembelajaran saat pandemi, rencana strategis UTS 2020, peraturan rektor tentang kerjasama, dll. dalam hal ini beliau juga menyampaikan tentang Action Plan & komitmen pembagian dosen pembimbing setiap ormawa yang ada di fateta baik itu BEM, DPM, Kaifa, Himalogista, Himatitan serta Ormawa yang baru terbentuk yaitu kelompok Ilmiah /Studi Mahasiswa.

Selanjutnya penyampaian kurikulum program studi Teknologi Hasil Pertanian (THP) oleh bapak Chairul Anam Afgani, S.TP., M.P. selaku kaprodi (THP). Dalam materi nya, beliau juga menjelaskan tentang apa itu (THP), agar setiap mahasiswa tahu apa saja perbedaan antara prodi THP dan TIP ujarnya. program studi (THP) itu merupakan program studi yang bergerak di bidang teknologi pangan atau hasil pertanian dari proses pemanenan hingga produk hasil pertanian di pasarkan.

prodi (THP) juga meliputi metode hasil pertanian, proses serta cara pengolahan untuk mendapatkan hasil produk dengan mutu dan kualitas yang baik serta berfokus pada bidang ilmu pangan seperti Teknologi Pasca Panen, Teknologi Pangan, dan Bagaimana Proses Panen dan Pengolahan Seperti Hasil Pertanian, Hasil Perkebunan, dan Hasil Perikanan serta Peternakan yang bertujuan untuk keamanan sebelum di konsumsi. Jadi, prodi (THP) tidak hanya berfokus pada hasil pertanian saja tetapi juga berfokus pada hasil perikanan dan peternakan. Sehingga karir dan prospek lulusan Teknologi Hasil Pertanian sangatlah luas.

Berdasarkan aturan dari kampus, setiap program studi harus mempersiapkan dan mengambil kurikulum kampus merdeka. Kurikulum yang di ambil oleh prodi (THP) saat ini yaitu dengan penambahan empat mata kuliah dari universitas dan dilakukan penditribusian serta penghapusan mata kuliah yang di berlakukan pada tahun ajaran 2020/2021 dan berlaku untuk mahasiswa angkatan 2018 keatas. Perlu juga dilakukan peninjauan kurikulum untuk disesuaikan  dengan kondisi saat ini serta perlu dievaluasi untuk beberapa mata kuliah yang di anggap tidak sesuai dengan prodi (THP).

Dalam kurikulum ini juga, ada beberapa tambahan dan penghapusan mata kuliah baik itu mata kuliah dari prodi (THP) sendiri maupun mata kuliah dari universitas. Ada empat mata kuliah yang telah di tambahkan dari universitas, yaitu Keterampilan Dasar Global, Sains Data, Dasar pemprograman dan Perencanaan Keuangan. Jadi total sks yang di tambahkan yaitu 12 SKS. Begitupun perubahan mata kuliah dari fakultas adanya penambahan dan penghapusan pencampuran beberapa mata kuliah dalam satu materi. Untuk mata kuliah pilihan, prodi (THP) membuka minimal tiga mata kuliah yang ditawarkan untuk lintas disiplin artinya mata kuliah tersebut juga bisa diambil oleh mahasiswa             Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi dan Fakultas Bioteknologi jika mahasiswa tersebut berminat. Adapun proses belajar mengajar pada semester ini yaitu sistem online ataupun offline. Tergantung kesepakatan dosen pengampuh mata kuliah dengan mahasiswa.

 

Materi kedua yaitu penyampaian kurikulum mahasiswa program studi Teknologi  Industri Pertanian (TIP) yang dijelaskan oleh bapak Nurkholis, S.T.,M. Eng selaku kaprodi (TIP). Untuk semester ganjil ini, beliau juga telah menyediakan kurikulum berbasis kampus merdeka serta perlu di perhatikan, ada penambahan mata kuliah dari universitas. Selain itu menjelaskan disiplin Ilmu teknologi Industri Pertanian bahwa keilmuan teknologi industri pertanian yaitu ilmu yang mempelajari tentang permasalah dan solusi pengembangan agroindustri secara komprehensif dari Bahan Baku, Teknologi Proses, Perancangan Pabrik, Marketing, Ekonomi, Finansial, Operasional dan termasuk Kelembagaan serta Pengolahan Lingkungan. Sehingga lulusan Teknologi Industri Pertanian di harapkan memiliki keterampilan manejerial yang kemudian bisa memperbaiki sistem terpadu dari SDM nya bahan baku, peralatan termasuk energi yang berhubungan dengan agroindustri.

Perlu di tekankan bahwa Teknologi Industri Pertanian tidak terbatas pada pangan saja tetapi juga lebih dari itu. Seperti Energi Murni dan Bahan Kimia Non Pangan. Evaluasi yang dilakukan pada kurikulum 2016/2017 yaitu menambahkan beberapa mata kuliah baru yang sebenarnya merupakan mata kuliah penciri atau korkeiman (TIP) tetapi sebelumnya belum punya. Sebagai konsekuensi dari penambahan mata kuliah tersebut, maka ada beberapa mata kuliah dari semester sebelumnya yang di hapus/diubah posisinya atau di gabung, karena menurutnya mata kuliah tersebut tidak terlalu berpengaruh pada prodi (TIP).

Selain itu, pilihan karir yang bisa di ambil oleh lulusan Teknologi Industri Pertanian yaitu seperti Praktisi Agroindustri, Peneliti Perekayasa, Pendidik, Technopreneur, dan juga Konsultan. Distribusi mata kuliah dasar universitas ini yaitu ada 27 SKS, termasuk penambahan 4 SKS kemudian ada mata kuliah fakultas sebesar 52 SKS dan mata kuliah per prodi sebesar 63 SKS untuk kurikulum baru ini, ada beberapa minat atau pilihan yang bisa di ambil antara lain yaitu ada Manajemen Agro, Teknologi agroindustri dan Rekayasa sistem Agroindustri dan ini juga merupakan tiga pilar utama dalam prodi Teknologi Industri Pertanian. Dalam hal ini mahasiswa prodi (TIP) bisa memfokuskan keilmuannya berdasarkan minat yang di tawarkan oleh prodi.

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *