Selasa,20/10/2020.Dalam  rangka memperingati hari pangan sedunia 16 oktober 2020, fakultas teknologi pertanian universitas teknologi Sumbawa mengadakan webinar dengan tema “ optimalisasi Ketahanan pangan NTB menuju era new normal” tidak seperti tahun-tahun sebelumnya,tahun ini fakultas pertanian bekerjasama dengan bem dan ukm yang ada di fateta untuk menyelenggarakan web seminar.dengan  pemateri kece pertama yaitu bapak Lukman Aziz, S.TP., M.Sc. dalam acara ini juga di hadiri oleh bapak Ambo Nurfietrahyuddin, S.Pt. selaku kepala seksi ketersediaan  pangan kabupaten Sumbawa. Selain itu , acara ini juga di hadiri oleh wakil rector 4 yaitu ibu Nurul izati Msc. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa dengan adanya webinar tersebut, kita baik dosen dan seluruh civitas akademi serta semua mahasiswa bisa lebih memperluas lagi wawasan kita terkait dengan pangan local di Sumbawa maupun daerah-daerah lain.

Pangan merupakan kebutuhan manusia yang sangat mendasar. Melalui momen inilah, kita, baik mahasiswa, dosen dan seluruh civitas akademi dapat mengambil momen ini sebaik-baiknya dan saling sharing dengan apa yang di sampaikan oleh narasumber dapat menambah skil atau kontribusi yang kita lakukan dalam pengembangan pangan baik itu untuk daerah NTB maupun daerah-daerah lainnya. Perayaan hari pangan sedunia pada tahun ini, tentunya kita merasakan susasna yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, karena adanya wabah covid-19 yang melanda dunia, sehingga tidak memungkinkan untuk mengadakan perayaan hari pangan sedunia secara offline. Namun, hal itu tidak menyurutkan semangat para elang-elang muda fateta UTS untuk memperingati hari pangan sedunia. Selain di isi oleh pemateri-pemateri yang kece dan hebat, webinar kali ini pun di meriahkan dengan pengumuman pemenang lomba twibbon dengan kategori caption terunik.

Di era new normal kita kita perlu menjaga imunitas tubuh, menjaga daya tahan tubuh, serta banyak mengkonsumsi makanan yang sehat. Pada materi pertama seminar ini, membahas tentang pangan ala new normal. Virus corona atau biasa di sebut dengan covid19 membuat banyak dampak dan perubahan pada kehidupan manusia sebelumnya. Itulah makanya penting bagi kita untuk mengetahui tips pangan ala new normal agar selalu sehat selama masa pandemi ini. Negara, sektor wisata dan masyarakat perlu memastikan bahwa sistem pangan kita untuk menumbuhkan polasi dan  menumbuhkan planet bersama-sama. Untuk mengalahkan ketahanan dan kualitas pangan, yang baik, yaitu pangan yang cukup, bergizi dan aman untuk di konsumsi oleh setiap individu di dunia. Usaha untuk mengangkat  potensi bahan pangan di indonesia kita perlu mengangkat pangan-pangan  lokal sehingga pangan-pangan lokal yang tidak di manfaatkan dengan baik, perlunya kesadaran bahwa pangan lokal itu cukup penting bagi dunia, khususnya indonesia.

Berbicara tentang pangan  new normal, artinya kita mengkonsumsi makanan yang bergizi dengan porsi yang cukup. Jadi, untuk membangun imunitas yang baik, manusia harus mengkonsumsi makanan yang bergizi dengan porsi yang cukup dan  menghindari makanan yang cepat saji. Efek dari pangan yang bergizi, akan berpengaruh bagi imunitas. Kita bisa menciptakan pangan yang bergizi dari rumah saja yaitu  memulai dengan menentukan bahan yang baik dan berkualitas, memahami penyimpanan pangan yang bersih, dan sesuai.

Sejauh ini dalam pengomtimalisasi ketahanan pangan di NTB menuju new normal khususnya di Sumbawa saat ini sangatlah berjalanan dengan lancar  dikarenakan mengingat pangan adalah hal yang nomor satu maka untuk keamanannya selalu dijaga baik itu dari tingkat kesehatan semua makanan yang masih di impor seperti sayuran, buah-buahan serta bahan lainnya serta pedagang- pedagang . harus melalui protokol kesehatan untuk menjaga keutuhan bahan panagan tersebut, baik dengan pengambilan sampel setiap makanan maupun cara lainnya.tutur bapak Ambo Nurfietrahyuddin, S.Pt. selaku kepala seksi ketersediaan  pangan kabupaten Sumbawa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *